Mengenal Tanaman Hias Aglaonema dan Cara Budidaya

cara budidaya aglaomena

Tanaman hias Aglaonema adalah salah satu jenis tanaman hias yang sedang naik daun. Jenis tanaman ini sangat banyak diminati oleh para pencinta tanaman hias karena keindahan dan keunikannya.

Mungkin bagi beberapa orang masih sedikit asing dengan tanaman satu ini, bukan? Supaya lebih paham, yuk simak penjelasan pada artikel kali ini mengenai apa sih Aglaonema dan bagaimanakah cara buat budidaya nya.

Kenali Tanaman Hias Aglaonema

Pada dasarnya, tanaman hias Aglaonema adalah salah satu tanaman hias yang sangat menonjolkan keindahan pada bagian daunnya sebagai daya tarik salah satu daya tarik utama.Ini bisa dilihat jika daunnya mempunyai motif serta warna yang sangat bervariatif . Maka tidak heran kalau  belakangan ini, tanaman hias satu ini banyak di perbincangan para penyuka  jenis tanaman hias.

Aglaonema  ini biasanya diletakkan pada   teras dan kadang juga diletakkan  di dalam ruangan, oleh karena itu disebut sebagai salah satu  tanaman hias untuk indoor. Tanaman Aglaonema di Indonesia disebut dengan tumbuhan ‘Sri Rezeki’. Akan tetapi  tanaman hias satu ini  juga disebut Chinnese Evergreen sebagai simbol jika aglaonema  kali dibudidayakan oleh orang berkebangsaan  Cina.

Berdasarkan  Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, jenis  hias yang satu ini ternyata hanya hanya diminati oleh orang Asia saja. Akan tetapi ternyata  juga di Eropa dan  Amerika.

Cara Sederhana Budidaya Aglaonema

Setelah tahu mengenai tanaman hias Aglaonema, saat sekarang tahu tenaga bagaimana cara budidaya tumbuhan satu ini. Pada dasarnya, tumbuhan Anglomena ini bisa dibudidayakan dan dikembangkan dengan  menggunakan tiga macam metode yaitu dengan cara cangkok, stek serta  biji. Supaya lebih jelas, yuk simak penjelasan berikut mengenai cara budidaya aglaomena :

1.      Budidaya Aglaonema dengan cara Cangkok

Saat memilih budidaya dengan cara cangkok, maka langkah awal adalah dengan memilih  induk dengan tanaman yang memiliki batang  yang kokoh. Selain itu, Anda juga harus memastikan jika batang tersebut  sudah berwarna cokelat. Setelah itu,  kelupas batang sampai berwarna putih. Lapisi batang   dengan menggunakan tanah  sekam, pasir, humus dan pakis dengan perbandingan 1:5:2:2. Terakhir bungkuslah dengan menggunakan  plastik sudah dibuatkan  lubang yang berguna untuk  sirkulasi udara dan lubang untuk pengakaran tanaman.

2.      Budidaya Agalomena dengan media stek

Cara untuk menanam aglaonema dengan media stek adalah   pertama Anda harus memilih  pucuk indukan yang  kokoh dan sudah mempunyai daun  setidaknya 5 buah yang masih tersisa. Hal ini berguna untuk tetap  menjaga tumbuhan tetap bisa hidup meskipun  sudah dipotong pada bagian pucuknya. Setelah itu, tanamlah  hasil dari pucuk  indukan yang sudah dipilih  pada media pot.

3.      Budidaya Anglaonema dengan biji

Cara budidaya aglaomena dengan menggunakan biji  yaitu  dengan memilih  biji dari induk yang sudah berusia  tua. Setelah itu,  rendam biji selama kurang lebih 2 jam lamanya. , Dan  tanamlah  biji hasil rendaman tersebut.

4.      Ketinggian tempat

Aglaonema bisa  tumbuh pada area yang mempunyai  ketinggian sedang hingga rendah dengan kisaran ketinggian antara  300 – 500 Meter di atas permukaan laut.

5.      Kondisi suhu

Pada dataran sedang suhu optimal yang dibutuhkan pada siang hari 24 – 27 derajat celcius dap pada malam hari 18 – 21 derajat celcius. Sedangkan  untuk  dataran rendah suhu yang dibutuhkan 27 –  derajat celcius pada siang hari dan 21 – 24 derajat celcius pada malam hari.

6.      Kelembapan

Kelembapan udara yang dibutuhkan untuk menanam tanaman hias ini agar tumbuh dengan Sik adalah  55% – 75%. Jika kurang dari 55% maka biasanya daun  akan menjadi layu  dan jika di atas 75 persen maka tanaman akan mudah   terserang hama.

7.      Cahaya

Tanaman hias  aglaonema tidak boleh terlalu terkena sinar  matahari dengan langsung. Oleh karena itu di sebut tanaman indoor atau di dalam ruangan dengan atap plastik.

8.      Konstruksi rumah lindung

Buatlah rumah lindung. Rumah  lindung ini berguna  untuk menjaga tanaman dari  hujan dan matahari secara langsung. Selain itu ada fungsi lain yaitu   untuk menghambat masuknya hama. Sehingga harus diusahakan  untuk selalu menutup  pada bagian samping rumah lindung.

Cara Tanam Aglaomena

  1. Pilihkah batang yang sudah berusia tua
  2. Potong batang dengan uji 3-5 cm
  3. Berikan larutan yang berguna untuk menutup kuak pada potongan dan biarkan selama 20 menit
  4. Lakukan penanaman pada  potongan batang dan selanjutnya usahakan  menanam secara horizontal  dengan tujuan agar  mata tunas berada di bagian atas.
  5. Siramlah tanaman dengan menggunakan  teknik spray supaya  tanaman tidak layu
  6. Tunas dan akar akan muncul setalah 6 Minggu

Itulah tadi cara budidaya Aglaomena yang sangat mudah dan sederhana. Yuk segera budidayakan di rumah Anda untuk mempercantik tampilan rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *